Fiction

Biar Saja

Jadi, sekejap saja laki-laki itu bisa membuat langitku gelap. Benar-benar kelam. Meski harus kuakui dan aku juga harus berterimakasih tentang cerahnya langitku beberapa hari belakangan ini sejak kemunculannya lagi disekitarku.

Secara tidak sadar, dia membantuku menyembuhkan luka. Biar saja dia tetap tidak sadar telah berlaku demikian terhadapku. Biar saja.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s