Fiction

Padahal

Padahal waktu kamu bilang “Kita punya jalan hidup masing-masing.” saya sedang menunggu. Padahal waktu kamu bilang “Semoga kamu bahagia dengan pilihanmu.” saya begitu rapuh. Padahal waktu kamu bilang “Saya ikhlas jika kamu sudah punya cinta yang baru.” saya ingin bilang bertahan pada kamu saja. Semua padahal-padahal itu cuma bisa saya simpan sendiri.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s